“Apa? kalian bertemu dengan Sabrina?” Emi terkejut saat mendengar anak-anak dan juga suaminya mengatakan kalau mereka bertemu dengan Sabrina. “Bagaimana bisa kalian bisa bertemu dengannya? Setelah sekian lama menghilang, tiba-tiba kembali. Dimana selama ini ia bersembunyi?” Emi mendengus kesal, jujur saja jika sampai saat ini i masih membenci Sabrina. Karena Sabrina adalah pemicu, hancurnya Beni hingga ia mengalami depresi. “Kami tidak sengaja bertemu dengannya, rupanya ia bekerja sebagai sekretaris Tuan Arthur.” sahut Rudy menimpali, saat ini mereka sekeluarga sedang berkumpul di ruang keluarga. Tadinya Emi bertanya tentang pengalaman pertama mereka bekerja. Namun, yang ia dengar malah kabar tentang mantan menantunya. Menantu perempuannya yang licik dan gila. “Hebat juga dia, bisa lang

