Bab 35. Harus Memilih

1456 Words

Jasmine memarkirkan mobilnya dan berjalan ke ruang kerjanya sambil sesekali menanggapi sapaan orang-orang kantor. Sebuah senyuman tidak kunjung menghilang dari wajahnya, merespon semua staff yang menyapa dirinya. Meski sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja, tapi Jasmine tak ingin orang tahu. Jasmine duduk di kursi kerjanya, mengambil laporan yang sudah ada di atas meja. Wanita cantik itu melihat beberapa laporan penjualan yang berkembang dengan pesat dan baik. Setidaknya, beban pikiran tentang pekerjaannya—mulai sedikit membaik. “Knock … knock …” Ivy mengetuk pintu, sambil melirik Jasmine. Jasmine mengalihkan pandangannya, menatap Ivy yang muncul. “Hey, morning. Masuklah, Ivy.” Ivy masuk, memberikan dokumen yang dia bawa ke hadapan Jasmine. “Aku membawakan laporan baru. Di Irla

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD