#29 (1)

1245 Words

“Ah.”             Gumaman itu membuat Putri menoleh dan mengangkat satu alisnya, ketika dia berhadapan dengan Satria. Saat ini, Putri sedang berada di sebuah mall untuk membeli beberapa makanan ringan kesukaannya. Dia baru saja dari toko buku dan membeli dua buah novel yang sudah ditunggunya sejak lama. Tidak Putri sangka, dia justru akan bertemu dengan Satria lagi.             “Sendirian?”                Putri mengangguk dan kembali menyapukan pandangannya ke rak-rak berisikan makanan ringan.             “Gimana kabar lo?” tanya Satria lagi. Dia mengikuti langkah Putri dari belakang cewek itu.             “Baik,” jawab Putri kalem. “Lo sendiri?”             “Baik juga.” Satria kemudian menatap kaki Putri yang masih dibalut dengan perban. “Kaki lo?”             “Udah nggak apa-apa,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD