Sore ini Ellina termenung di balkon kamarnya. Menatap jalanan rumahnya dan pepohonan dengan kicauan burung yang terbang bebas. "Raja Kegelapan," ucap Ellina pelan. Ellina kian termenung dan terhanyut dengan semua ingatan yang ia miliki. "Karena di masa lalu aku begitu lemah." Sebuah dekapan dari belakang membuat Ellina menoleh. Ellina tersenyum saat mendapati Kakaknya tengah memeluk tubuhnya. "Apa yang kau pikirkan, Queen? Kau bahkan tak ikut makan bersamaku," "Kak Irlac," Ellina membalikkan badannya dan menatap Irlac yang tersenyum lembut. "Hmm," jawab Irlac. Ellina diam. Menatap mata Irlac yang terlihat memar di ujung matanya. Lalu luka lebam yang ada di wajah Kakaknya. "Kakak," ucap Ellina pelan menyentuh wajah Irlac. "Aku baik-baik saja, Queen. Ini bukan apa-apa," Irl

