12. The Dark Queen.

1850 Words

Siang terasa begitu panas. Ariela menatap kesal pada sapu ditangannya lalu beralih pada Ellina. Taman bunga yang luas, membuat Ellina begitu menikmati hukuman dari Livian. Ellina tersenyum sambil menyapu semua daun-daun yang berguguran tanpa memperdulikan Ariela. "Kau puas dengan semua ini!" Ariela membuang sapu ditangannya di depan Ellina. Ellina menatap datar. "Jangan mengangguku, Ariela! Atau kau akan menyesal." Ariela menatap tak percaya pada kata-kata Ellina. "Kau semakin berani!" Ellina hanya diam dan kembali melakukan aktivitasnya. Ariela mengepalkan tangannya dan menatap semua daun-daun yang terus saja berguguran. Senyum Ariela terkembang, seiring tatapan matanya yang mulai berubah. Ariela memusatkan pikiran dan kekuatannya pada seluruh benda yang ada disekitarnya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD