Bab 22

4130 Words

“Untukmu.” Jessi mendongakkan kepalanya, ke arah suara yang tiba-tiba muncul di dekatnya. Jason, dengan sebotol minuman stroberi berdiri di sisi meja gadis mud aitu, menatapnya dengan sabar dan penuh harap. Sementara tangannya terulur, memberi isyarat agar Jessi yang tengah duduk di hadapan menu makan siangnya segera bergerak untuk mengambilnya. “Terima kasih,” kata Jessi seraya menerima minuman tersebut. Gadis itu tampak terpaksa menerima pemberian dari Jason karena tidak langsung meminumnya. Jessi hanya meletakkan jus stroberi di dalam botol itu di atas meja, tepat di sebelah jeruk segar yang sudah lebih dahulu melengkapi makanannya. Ia bahkan langsung memalingkan wajahnya ke bawah dan kembali sibuk dengan pasta yang berlumuran saus tomat dan daging asap di atas meja tanpa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD