“Dan kenapa kau memberikannya kepadaku?” Jessi mengangkat diska lepas berwarna putih yang kini berada di tangannya ke udara, membiarkan sang lawan bicara yang tak lain dan tak bukan adalah Monnie Rich dapat leluasa melihatnya. “Maksudku, jika ada sesuatu yang penting, yang dapat menghancurkanmu, kau –“ “Oh, ayolah, Swan,” sela Monnie. Ia terkekeh pelan sembari menyibak rambut panjangnya yang ikal ke belakang, melewati salah satu bahunya yang kurus. “Yang kubicarakan di sini adalah tentangku dan Rachel. Kau mungkin berpikir bahwa aku adalah salah satu orang yang akan merundungnya – seperti yang biasa kulakukan kepada orang lain – tapi sebenarnya tidak.” Jessi mengangkat satu alisnya.”Siapa yang bisa menjaminnya?” “Aku tidak perlu itu karena aku memang tidak melakukannya.” Keheningan ter

