Bab 15. Tikus yang Lepas

1309 Words

“Ethan memang nggak punya hati. Masa iya, ninggalin aku begini aja tanpa kepikiran kalau aku butuh baju ganti? Apa dia pikir aku ini patung hias? Atau memang dia sengaja mau bikin aku kelihatan nggak berharga di apartemennya?” gumam Vivian kesal, suaranya meninggi, penuh sindiran. Ia mendengkus, melipat tangan di d**a, dan menendang karpet dengan ujung kaki. Pikirannya penuh dengan alasan untuk menambah daftar keburukan Ethan. “Kalau dia punya sedikit rasa hormat, mestinya suruh asistennya beliin baju buatku. Minimal, kan, ada dia tahu aku butuh pakaian ganti. Tapi ya, mana mungkin Ethan Sinclaire ngerti hal sepele kayak gitu. Dia terlalu sibuk main peran jadi CEO dingin yang tak tersentuh,” katanya lagi. Pintu depan tiba-tiba berderit terbuka. Dengan Roy yang menekan kenop. Pria itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD