Bab 44. Bimbang

1021 Words

Malam itu, rumah keluarga Sinclaire berdiri dalam keheningan yang megah. Lampu-lampu kristal berkilau di langit-langit, tapi tak ada hangat yang terpancar dari cahaya itu. Isabelle melangkah masuk dengan langkah lesu, tubuhnya terasa berat seolah setiap detik yang barusan ia lalui meninggalkan jejak yang tak bisa ia hapus begitu saja. Bayangan tentang Ethan dan Vivian masih menghantui benaknya, meski ia berusaha keras untuk tidak menunjukkannya. Begitu membuka pintu kamar, Isabelle terhenti sejenak. Richard ada di sana, duduk tegak di kursi kerjanya dengan map hitam terbuka di depannya. Wajahnya tanpa ekspresi, tapi tatapan matanya tajam, seolah mampu membaca isi hati siapa pun yang ada di hadapannya. Dengan gerakan tenang namun penuh arti, Richard menutup map itu dan meletakkannya di ata

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD