___ Merindu belum tentu kita kembali bersama___ LYMS Wajah yang di nantikan oleh Nanda kini tampak tengah menguap di ambang pintu kamar,dengan tangan kiri memegangi perut. " Kamu sakit kan?" tanya Nanda khawatir. Afila justru merenggangkan tangannya,memeluk pinggang Nanda erat. " Enggak," jawabnysingkat. Nanda menatap lama pada pemilik suara itu. " Terus darah apa di baju Fila?" " Dimana?"Afila mengerutkan kening. " Kamar mandi,Afila ada jatuh atau gimana?" Afila menggeleng," enggak." " Lalu darah di baju Afila itu apa? jangan bohong dengan abang Fil," " Abang kok nggak percaya sih." " Afila,ini bukan masalah biasa.Enggak perlu kamu tutupi,apalagi semua itu menyangkut kesehatan kamu dan anak abang." Suara Nanda sedikit keras,Afila melepaskan pelukannya. " Kenapa abang marah

