Manis

1002 Words

Afila duduk seorang diri di tempat tidur,tatapannya terpaku pada pesan lama di chat. Ada banyak percakapan tidak penting antara dirinya dengan Nanda saat ia belum kehilangan seperti ini,biasanya setiap akan tidur ia membuka pesan itu kembali,membacanya hingga selesai lalu rindu sendiri. " Lama ya Fil? Maaf,abang tadi harus balik kerumah sebentar." Jelas Nanda sambil meletakkan tas berisi beberapa keperluan Afila. " Enggak kok,Afila juga baru beberapa menit nungguin abang." Ia tersenyum menatap Nanda. Ingin rasanya ia menceritakan bahwa ia sebenarnya merasakan kehilangan yang tidak bisa di ungkapkan,penyesalan yang belum berakhir.Tapi lagi-lagi rasa takutnya semakin datang mengisi relung hati. " Bagaimana keadaan Afila sekarang?" " Sudah mulai membaik dari sebelumnya, lbutuh istirahat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD