Bab 48

1189 Words

Roger menghambur ke arah Najma yang berusaha untuk bangun sembari memegangi perutnya. “Kamu tidak apa-apa?” Dia hendak menolong tapi tangan Najma merentang lurus ke depan. “Aku tidak apa-apa. Aku bisa sendiri.” Tanpa memperdulikan rasa nyeri di bagian bawah perutnya, dia bergerak berdiri. Dia ingin menunjukkan pada semua orang yang ada di dalam kamar ini bahwa dirinya baik-baik saja. “Tapi bayi dalam kandunganmu?” Roger kembali mendekat dan mencoba meraba perut Najma, tapi lagi-lagi Najma merentangkan tangan mencegah, seolah tidak ingin disentuh Roger di hadapan Agnes. Najma mundur selangkah. Dia memang tidak ingin disentuh Roger. Dia tidak mau menyakiti perasaan Agnes yang hancur. “InsyaAllah bayiku juga tidak apa-apa.” “Kamu yakin? Tendangannya sangat kuat. Tubuhmu menabrak tepian te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD