Dua bulan masa sidang perceraian, dilewati dengan baik-baik saja oleh Najma. Tak ada kesulitan sama sekali. Itu karena Roger mengikuti mau Najma untuk berpisah. Pria itu sadar untuk apa mempertahankan yang sulit untuk dipertahankan. Pikirannya sudah rumit. “Terima kasih untuk semua kebaikan anda selama ini. Jika bukan karena kabaikan hati anda, bangunan panti tinggal cerita. Aku tidak akan melupakan kebaikan hati anda itu seumur hidupku.” Meskipun begitu, Najma menyadari jasa besar Roger dalam hidupnya dan semua orang panti. Roger tersenyum. “Iya, sama-sama. Jaga dirimu baik-baik.” Roger tidak bisa lagi memanjangkan kata-kata. Dia sudah kehabisan kata-kata. Kehilangan Najma membuat hatinya terpukul sekali. Setelah sidang terakhir itu. Najma mengajak Wilson bertemu di sebuah kafe. Tak

