Membiarkan Anaknya Pergi

1509 Words

Sora kepikiran semalam suntuk. Hari ini adalah ulang tahun Samran yang ke dua puluh delapan. Sora bingung apakah ia harus diam, sekadar mengucap selamat, atau menyediakan kado khusus untuk Samran? Jika ia hanya memberi ucapan selamat, bukan kah itu sepertinya terlalu cuek? Tapi kalau ia memberi kado segala, malah terkesan seperti ABG kemarin sore yang baru merasakan cinta monyet? Duh, Sora jadi makin pusing rasanya. Mana besok Sora ada jadwal bimbingan skripsi. Sora harus menemui Bu Mita di kampus empat, sebab akan diadakan gladi bersi wisuda gelombang kedua untuk angkatan seniornya. Sora harap ia bisa lulus tahun ini juga. Dan akan ikut wisuda gelombang satu angkatannya nanti. Semoga saja. Kalau dipikir-pikir, sejauh ini kehidupan Sora sudah tak sesuai sama sekali dengan harapannya be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD