Kelas berakhir. Seperti biasa, Sora bercengkerama dulu dengan teman-temannya. Sambil memikirkan bagaimana caranya pamit duluan dan tidak dicurigai. Biasanya saat berpamitan pada mereka, rasanya mudah-mudah saja. Misal saat ia berpamitan untuk mengurus ikutnya Elang dengan event melukis. Tapi giliran berpamitan untuk pergi saat Samran menunggunya di depan, wow ... lebih campur aduk rasanya. "Mbak, ayo mana janjinya. Katanya bakal ikut nongkrong sama kita-kita lagi. Yuk keluar, ke cafe Pirates. Kita belum pernah ke sana bareng-bareng kan." Puspita sudah menjadi kompor duluan. "Iya tuh si Mbak Sora. Sibuk terus perasaan. Jadi nggak ada waktu buat kita!" Riji berperan jadi sumbu kompor di sini. "Mbak, kenapa, sih? Mbak Sora apa lagi ada masalah. Kok kayaknya perubahan drastis banget. Dulu p

