Perjalanan menuju kampus terasa tenang saja bagi Samran. Tapi tidak santai sama sekali bagi Sora. Ia masih dihantui ketakutan akan ketahuan oleh teman-temannya ketika diantar Samran ke kampus. "Gimana Sora? Jadi mampir beli buku sama alat tulis nggak?" tanya Samran ketika akan melewati sebuah toko perlengkapan sekolah. Sora langsung menggeleng. "Nggak usah aja deh mas Samran. Kelamaan ntar. Udah keburu telat. Kita langsung ke kampus aja. Ntar pinjam sama temenku aja." Sora menjawab dengan pasrah. Sora masih memikirkan segala kemungkinan. Semoga saja Dewi Fortuna berpihak padanya. Mereka akhirnya sampai di area kampus. Saat itu lah Samran menanyakan hal lain lagi. Karena ia dulu kuliahnya di kampus 2, ia jadi bingung dengan lokasi-lokasi yang ada di kampus 1. "Kampus 1 parkiran mobilny

