Pipi Yang Ternodai

1178 Words

“Persiapan apa sih? Lagian kamu juga udah jadi menantu idaman mereka. Tanpa kamu bujuk rayu aja, mereka udah suruh aku nikahin kamu,” tandas Alan.   “Tapi ‘kan tetep aja seharusnya Mas kasih tahu aku, biar aku bisa siapin apa ‘gitu buat dibawa ke sana,” keluh Reya.   “Kamu tenang aja. Kemarin aku udah beli kue kesukaannya Bunda,” jelas Alan.   “Oh, syukurlah, aku—”   TOK. TOK. TOK.   “Sayang?” suara itu terdengar menggema, menelisik masuk ke dalam rumah Alan, yang seketika itu membuat pasangan suami istri tersebut saling memandang.   “Reya, ini aku.”   “Tuh selingkuhan kamu dateng,” sindir Alan, ia kemudian naik ke lantai atas untuk mengambil kunci mobilnya.   “Mas.”   “Bukain pintunya, terus bilang kalau kamu mau pergi. Aku enggak mau ya rencana kita ke rumah orang tua a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD