KEMBALI KE SEKOLAH

3306 Words
     Untuk pertama kalinya ishycha naik motor berdua dengan irfan . Sepertinya mulai hari ini dan seterusnya ishycha akan selalu berdua dengan irfan dimotor ini . Irfan melajukan motornya dengan cepat agar segera sampai disekolah tepat waktu. "stop..stop fan gue turun disini aja deh ! " Ishycha menepuk pundak irfan saat sudah hampir mendekati sekolah. "lah emang kenapa?" irfan mengerem motor ninja miliknya itu secara mendadak. "kalo nanti kita masuk bareng , apa kata orang-orang ! gue gak mau ya kalo kita tuh ketauan udah nikah ! " ucap ishycha sambil turun dari motor . "udah gue jalan aja, " ishycha berjalan mendahului irfan yang masih terdiam diatas motornya. "terserah lo deh cha" irfan melajukan motornya kembali. "Bye… ishycha !  " teriak irfan yang sudah agak menjauh dari ishycha yang sedang berjalan , untungnya jarak ia berdiri dengan sekolah saat ini tidak terlalu jauh .      Setelah sampai dikelas , ishycha langsung saja menjatuhkan tubuhnya di bangkunya. Ia mengambil botol mineral miliknya dan meneguknya beberapa kali . Nafasnya sedikit terengah , meskipun tidak terlalu jauh tetapi ishycha merasa lelah , mungkin itu kare baru pertama kalinya ia lakukan berjalan kaki ke sekolah . "jalan segitu aja cape banget sih ! " ucap ishycha sambil mengusap keringat di dahinya. "lo kenapa cha?" tanya lia yang baru saja datang dan langsung duduk disamping ishycha. "enggak apa-apa ! Ada pr gak?" tanya ishycha dengan nafas yang masih sedikit terengah. "enggak ada kok cha . Lo dua hari kemana aja enggak masuk sih? Ditanyain sama bu ambar . siap-siap aja lo kena marah sama dia !" jelas lia membuat ishycha jadi ketakutan. "ah lo nakutin aja sih ! udah ah jangan bikin gue panik !"      Jam pelajaran pertama telah dimulai, hari ini dikelas ishycha adalah pelajaran sejarah. Kelas yang tadinya terlihat rusuh dan gemuruh , seketika menjadi ruangan yang hening saat bu sri masuk. Biasalah guru killer. "keluarkan buku sejarah kalian !" ucap bu sri sambil meletakan buku yang ia bawa ditangannya dimeja guru. Semua murid dengan cepat membuka buku sejarah karena kalo tidak , pasti akan kena omelan yang sangat panjang oleh bu sri. "buka halaman-" ucapan bu sri terhenti saat terdengar ketukan pintu .   Tok..tok.....   "permisi bu sri, ini saya mau titip murid satu .  Dia lagi saya hukum, tolong biarkan dia disetrap dikelas ini bu biar dia malu ! " ucap pak ucup di ambang pintu kelas. "oh baiklah pak, suruh dia masuk ! "  perlahan murid yang akan dihukum itu segera masuk kedalam kelas dan ternyata itu adalah sosok yang selalu membuat ishycha jengkel setiap saat. "irfan ! " seru ishycha , matanya terbuka lebar dan melihatnya dengan malas , tetapi lelaki itu berjalan dengan santai memasuki kelas sambil tebar pesona membuat yang lain terkesima kecuali ishycha , saat ini ia merasa muak melihat wajah irfan yang sok kegantengan itu . "hai fans !" ucap irfan sambil melambaikan tangannya seperti model . Dasar pria tidak tahu diri sedang dihukum bukannya merasa malu malah senang . "ngapainsih tuh anak ih ! " ishycha mendecak kesal. "apa ishycha? Tadi lo ngomong apa?" tanya lia . "ah enggak, liat tuh didepan kelas ada biang kerok ! " tunjuk ishycha dengan dagunya kearah irfan yang sudah berdiri disamping bu sri. "emangnya dia kenapa pak ucup?" tanya bu sri. "ini dia udah gak masuk dua hari tanpa keterangan . Eh sekarang , sekalinya masuk malah ngejailin anak perempuan dengan nempelin permen karet di seragam mereka dan satu lagi bu, dia gak ngerjain pr  ! " jelas pak ucup dan bu sri menggelengkan kepalanya. Irfan benar-benar biang masalah ! "kalau begitu saya permisi ya bu , hukum saja dia ! " ucap pak ucup lalu pergi keluar kelas. "kamu ini ya irfan, bener-bener bandel ! " bu sri menggelengkan kepalanya, tangan kanannya memutar telinga irfan hingga lelaki itu meringis kesakitan. "aduh ibu sakit tau ," setelah bu sri melepaskan tangannya dari telinga irfan , lelaki itu mengusap telinganya yang memerah . "biarin, kamu itu bener-bener bandel banget ! kemana aja kamu dua hari gak masuk hah?" bu sri memukul lengan irfan. "ishycha? Kok irfan sama kaya lo sih gak masuk dua hari ? hayo jangan-jangan lo berdua janjian ya" ucap lia menatap ishycha dengan curiga. "ih apaansi , hellow dia ituh musuh gue ! MUSUH GUE ! " ishycha berusaha menyangkal . "bu saya itu gak masuk karena ada acara keluarga bu ," jelas irfan yang tidak bisa diam dengan tangan yang sibuk memainkan rambutnya dan badanya yang terus saja bergerak . "kamu tuh kalo ngomong diem , jangan pecicilan kaya gitu ! acara keluarga apa? Jangan bohongi ibu ! " bentak bu sri , matanya melotot menatap irfan.     Sedangkan anak-anak yang berada dikelas asyik menonton adegan guru yang sedang menghukum muridnya itu . Mereka justru bersyukur dengan adanya irfan , pelajaran sejarah jadi tertunda. Itu artinya akan ada banyak waktu terbuang untuk menghukum irfan . "ya biasa lah bu, saya itu pergi sama keluarga saya ke panti asuhan,ke panti jompo, dan ke panti-panti deh bu pokoknya ! " ucap irfan dengan santai menatap wajah bu sri , padahal murid lain tidak berani menatap bu sri karena wajahnya benar-benar HOROR. "apa-apaansih kamu ini ! " bu sri memukul lengan irfan lagi "kamu fikir ibu tidak tahu apa kalau kamu itu berbohong , kamu ini diajak bicara sama guru tidak sopan ! " bu sri mencubit pinggang irfan dengan gemas . " aduh bu geli tau , " irfan malah tertawa sambil mengusap pinggangnya. "ibu nih ganjen banget ! saya tau kok bu saya ganteng ," sahutnya lagi sambil cengengesan yang membuat bu sri semakin kesal. "ibu tau kamu pasti bolos kan dua hari ! ibu tau kok kamu berbohong" "ibu tau dari mana kalo saya bohong?" tanya irfan tanpa rasa takut. "irfaaan! Kamu ini sudah kelas dua belas !" teriak bu sri , ia memukul b****g irfan dengan penggaris kayu yang panjang . Semua murid yang melihat malah tertawa. "jangan tertawa!" bentak bu sri. Kemudan kelas mendadak HENING ! "lagian sih ibu sok tau, kalo gak percaya ibu tanya aja ke semua panti-panti di seluruh indonesia ! " irfan terus saja menyahut. "ih dasar ya itu cowo gak tau sopan santun banget ! " ishycha menggelengkan kepalanya. "tapi ya cha , dia itu gantengnya Subhanaallah banget cha  !  Aduh makin ngefans deh sama irfan !" lia malah curi-curi pandangan menatap irfan yang berada didepan kelas. "apaan?" ishycha menoleh ke lia "selera lo gitu banget ya lia ih" ishycha bergidik geli . "ngomong sama kamu itu bikin darah tinggi !" bu sri semakin emosi. "makanya bu jangan ngomong sama saya ! mending sekarang ibu gausah hukum saya ! " celetuknya lagi dengan tubuh yang disenderkan ke papan tulis. " cukup irfan ! sekarang kamu jewer kedua kuping kamu sendiri dan angkat satu kaki kamu !" perintah bu sri. "sekarang bu?' tanya irfan tanpa bersalah. "ya iyalah sekarang irfan . angkat satu kaki kamu cepat ! " bentak bu sri. "angkat dua kaki boleh gak bu. HE HE " sahut irfan lagi. "sekali lagi kamu bicara ! akan ibu jemur dilapangan sampai pulang sekolah!" ucap bu sri , dengan segera irfan menaikan satu kakinya dan menjewer kupingnya sendiri didepan kelas. "hai. Kalian ngapain ngeliatin gue ? ganteng ya !" ucap irfan kepada murid kelas 12 ipa yang sedang menatapnya sekarang. "Dasar ! udah di strap aja masih sempet-sempetnya tebar pesona ! " celetuk ishycha.      Tak lama datang pak bima wakil kepala sekolah  memanggil bu sri untuk ke kantor karena ada urusan mendadak , akhirnya bu sri terpaksa harus meninggalkan kelas sebentar. "Baiklah, karena ibu ada urusan sebentar , kalian kerjakan halaman 11 sampai 17 ! " perintah bu sri dan semua murid tercengang mendengar itu . "Buset dah tuh guru kalo ngasih tugas Gak kira-kira ! " lia menggelengkan kepalanya.      Saat bu sri melangkah keluar kelas, irfan malah mengikutinya membuat bu sri menghentikan langkahnya dan menatapnya tajam . "kamu ngapain ngikutin saya?" tanya bu sri membalikan badan berhadapan dengan irfan. "saya mau ke kelas saya lah bu , " jawabnya dengan polos. "enak aja, kamu masih saya hukum ! balik ketempat kamu dan angkat kembali kaki kamu !" perintah bu sri , irfan pun kembali berdiri dengan satu kakinya dan menjewer telinganya sendiri.      Saat sudah tak terlihat bu sri lagi , irfan melepas tangannya dari telinga dan ia juga menurunkan satu kakinya . setelah berdiri tegak , Irfan memandangi se - isi kelas , pandangannya terhenti kepada ishycha sedang mengerjakan tugas yang diberikan bu sri. "eh cewe tengil ! " teriak irfan sambil berjalan duduk di bangku guru dan menyilangkan kakinya keatas meja.  Bukan irfan jika tidak berulah .      Ishycha mendongakkan kepalanya menatap irfan " apa sih lo gila ! " matanya melotot menghadap irfan . Seisi kelas sudah tau, pasti mereka berdua akan bertengkar lagi ...dan lagi. "galak banget sih , HA HA " irfan tertawa geli. "eh dengerin ya semuanya, kerjain tugasnya yang bener" ucap irfan ,seakan-akan dia seorang guru yang sedang berada didepan kelas. "eh elo yang botak , lo jangan ngobrol aja nanti gue lempar pake penghapus kepala lo ! " teriak irfan menunjuk kearah udin teman sekelas ishycha yang duduk dibelakang sedang mengobrol. "so..sory fan ! " si udin terlihat ketakutan dan segera mengerjakan tugasnya. "Dasar i***t ! " irfan tertawa lagi. "eh semuanya dengerin ya karena gak ada bu sri jadi yang ngatur lo sekarang gue ! " ucap irfan yang masih duduk dibangku guru. "Heh irfan ! “ ishycha menggebrak mejanya “ Lo itu disini lagi dihukum bukannya ngatur-ngatur kelas gue ! " ishycha langsung berdiri dan memarahi irfan. "eh sayang ku ! kamu kalo lagi marah gitu makin cantik deh mirip tikus got  ! " irfan tersenyum tipis dan bangun berjalan menuju bangku ishycha. "tengil banget sih lo, bukannya ngerjain tugas malah marah-marah " ucap irfan yang sudah berada didepan ishycha yang duduk dipinggir . "kenapa hah lo fikir gue takut" ishycha mendongakan dagunya. "liat aja lo nanti ! " irfan juga mendongakan dagunya "awas lo ya nanti dirumah abis sama gue ! " bisik irfan ditelinga ishycha , setelah itu ia pergi kembali duduk dibangku guru sedangkan ishycha terdiam mematung. "anak-anak kerjain ya jangan pada berisik !" ucap irfan sambil menaikan kedua kakinya keatas meja guru. "bener-bener gila tuh anak !" celetuk ishycha, yang melihat irfan dengan geram. "inget ya ! bu sri gak ada jadi gue yang ngatur kalian ! " teriak irfan lagi dan tanpa diduga , bu sri datang. "irfan , keterlaluan kamu ... " bentak bu sri , ia berjalan dengan cepat menghampiri irfan , tangannya menarik kuping irfan dengan kencang. "ad..aduh bu sakit bu ampun bu sakit ! " ringis irfan. "tidak sopan kamu ya ! "berkali-kali bu sri memukuli pundak irfan. "ampun bu, iya bu saya berdiri lagi nih bu aduh......" bu sri masih terus saja menarik telinga irfan. " sukurin lo !  " gumam ishycha dalam hati.      Akhirnya irfan pun kembali menjalankan hukumannya, tapi kali ini bu sri mengawasinya.Tak lama dari itu terdengar ketukan pintu kembali tetapi kali ini bukan dari guru lagi melainkan dari seorang murid berpakaian rapih dan terlihat berwibawa tidak seperti irfan . "Permisi bu , saya mau ketemu sama ishycha sebentar,boleh ?" ucap romeo , ia adalah mantan ketua osis . Sejak kelas 12 , ia memilih berhenti menjabat menjadi ketua osis karena ingin fokus dengan ujian nasional . "oh iya romeo silahkan " jawab bu sri dengan lembut. "Bu sri tega ya !  giliran sama si romeo aja ngomongnya lembut kaya si dewi persik lagi mendesah ! giliran sama saya aja ngomongnya galak kaya serigala yang lagi menerkam !  " sahut irfan membuat semua murid tertawa mendengar lelucon dari irfan. "irfan!" bentak bu sri dengan mata melotot agar lelaki itu terdiam. "Bu saya permisi sebentar ya ," ucap ishycha dan bu sri menangguk pelan.      Ishycha segera keluar kelas menemui romeo yang kini mengajaknya duduk dibangku yang berada didepan kelas . Entah apa yang mereka bicarakan , hal itu membuat irfan sangat penasaran . Setelah terdengar bel pergantian pelajaran berbunyi, bu sri segera keluar kelas dan mengakhiri hukumannya kepada irfan . "hukuman kamu berakhir, cepat kembali ke kelas ! " perintah bu sri. "oke bu" irfan mengacungkan jempolnya sedangkan bu sri melihatnya dengan sinis. Tak mau berlama-lama dikelas itu , irfan segera berjalan keluar kelas . Namun , langkahnya terhenti ketika mendengar beberapa siswa sedang membicarakan sesuatu tentang ishycha membuatnya penasaran . "kayaknya ishycha lagi deket sama dia ya ! “ “Iya , semoga aja mereka cepet jadian deh ya ! “Iya mereka terlihat cocok !” “ “Iya ganteng dan cantik ! Pas deh kalo mereka berdua jadian ! " Irfan menghampiri salah satu dari mereka dan bertanya “ SIAPA?” Tanya nya membuat yang ditanya tak mengerti . “Maksudnya ?” tanya salah satu gadis yang berhadapan dengan irfan. “Iya tadi kan lo bilang dia lagi deket sama ishycha ? Nah dia itu siapa ?” irfan berusaha memeperjelas . “Oh itu si romeo !” jelas gadis itu dan irfan mengangguk faham setelah itu ia segera pergi keluar kelas untuk mengetahui apa yang sedang ishycha lakukan didepan sana dengan romeo.      Saat irfan keluar kelas , ia melihat ishycha dan romeo berbicara serius. Digenggamnya tangan ishycha oleh romeo serta terpancar kebahagian diwajah ishycha. "seneng banget kayanya dipegang-pegang gitu !” gumam irfan yang melirik kearah ishycha. "Ehem.." irfan berdehem saat berjalan melewati ishycha dan romeo yang sedang berpegangan tangan.      Ishycha terkaget dan segera melepaskan tangan romeo yang menggenggam nya , ia melirik irfan sekilas kemudia mengalihkan pandangannya kembali kearah romeo . Ishycha tidak perduli dengan keberadaan irfan .      Irfan sudah berjalan agak menjauh dari kelas ishycha , ia menoleh kebelakang untuk melihat apakah ishycha masih berdua dengan romeo atau tidak . Ternyata mereka berdua masih berada disana . Ada sedikit rasa sesak di d**a irfan melihat ishycha bersama romeo . Irfan sendiri tidak mengerti kenapa harus merasakan hal ini. "Ngapain sih dia berdua ? ishycha juga ganjen banget sih jadi cewe ! " gerutu irfan sambil berjalan menuju kelasnya.                                                                                    ***********      Saat istirahat tiba , dengan perut yang sudah keroncongan ishycha segera melangkahkan kaki menuju kantin dengan lia. Sampainya dikantin disana sudah sangat ramai dan hanya ada bangku yang kosong dipojokan. Sengaja tempat itu dikosongkan karena hanya irfan dkk yang boleh menempati itu . " lia kita duduk disanah aja yuk !" ajak ishycha , tangan kananannya memegang sepiring somay. "enggak ah cha, itu kan tempat duduknya irfan dan teman-temannya ! nanti yang ada kita digangguin sama mereka ! " lia menggelengkan kepalanya, ia sangat takut jika berurusan dengan irfan dan teman-temannya. "yailah, lo tenang aja sih ! kan ada gue . udah ah cepetan, lama deh!" ishycha berjalan ke bangku pojok dan memilih duduk disana , ia sudah tidak sabar melahap somay yang sejak tadi ia bawa .      Tak lama dari itu datang irfan dan segerombolan temannya . para murid tahu mereka semua adalah jagoan disekolah ini, jadi banyak murid yang tidak ingin berurusan dengan salah satu dari mereka karena akan mendapat masalah .      Irfan berjalan paling depan diantara teman-temannya dengan seragam putihnya yang dikeluarkan dan satu kancingnya yang dibuka serta tidak memakai dasi dan juga gesper. Ia benar-benar suka melanggar aturan . "wah fan liat dah ? tempat duduk kita ditempatin, songong fan ! " celetuk taro saat sudah berada didekat bangku tempat biasa mereka makan yang sekarang ditempati oleh ishycha dan lia . " Padahal gak ada yang berani nempatin tempat duduk kita karena takut , tapi coba liat si ishycha ? “ “Dia doang emang yang paling berani sama lo fan , gile ! gue acungin jempol buat si ishycha , udah cantik kayak bidadari , pemberani juga lagi ! " sahut oval sambil menggelengkan kepalanya melihat ishycha. "yeuu....genit lo ! " irfan dan teman lainnya menjitak kepala oval.      Kemudian dika memajukan langkahnya mendekati ishycha, sementara itu irfan masih berdiri melihat ishycha yang sedang menikmati somay. "eh ishycha lagi makan somay ya? Kok aku gak dibagi ?" goda dika dan dibalas dengan tatapan sinis oleh ishycha. "Menurut lo ? " jawab ishycha dengan wajah jutek. "ih galak HE HE " dika menggaruk kepalanya sambil tertawa . "dia mana mau sama lo ! urusin dulu tuh rambut gimbal lo ! " kata afdo yang membuat gelak tawa irfan dan yang lainnya. "ama gue dia baru mau , " kini giliran dodi melangkah maju mendekati ishycha " ishycha gue mau duduk disini boleh kan sama lo? " dodi mengedipkan matanya dan alhasil mendapat jitakan dari ishycha. "Jangan sok ganteng deh lo ! Urusin dulu tuh poni lo kepanjangan ! " celetuk ishycha dan lagi-lagi mengundang tawa dari teman-temannya irfan. "HA HA mampus lo" sahut afdo. "fan terus kita duduk dimana?" tanya dodi . "yaudah ayo  , kita duduk disana aja ! " irfan menunjuk bangku yang berada didepan ishycha yang sekarang di duduki oleh dua orang gadis yang sedang makan bakso. "eh minggir lo gue mau duduk" usir irfan dan seketika kedua gadis itu beranjak bangun dan menatap irfan dengan ngeri . "apa lo liat-liat ! " bentak irfan membuat kedua gadis itu lari tebirit-b***t. "Wah irfan giliran mereka aja diusir, tapi kalo ishycha gak diusir! " Sahut dika. "jangan-jangan sekarang irfan jatuh cinta lagi sama ishycha  ..cyat..cyat ! " teriak taro. "berisik lo ciki ," irfan menoyor kepala taro . Ya taro sering banget dipanggil ciki karena nama dia taro , ya jadi disebut *ciki taro* . "aduh abang nakal sama dede ya sekarang . Sakit tau ! " Omel taro sambil mengusap kepalanya yang baru saja ditoyor oleh irfan. "lo pada mau makan apa? Biar gue yang pesenin deh gue lagi bae nih ?" tanya oval. "gue somay deh, ngeliat ishycha makan somay jadi kepengen , " ucap dika sambil menoleh kebelakangnya yang terlihat ishycha bersama lia sedang lahap memakan somay. "gue bakso deh " sahut taro. "gue soto aja" sahut dodi . "gue juga bakso aja deh" teriak afdo. "kalo elo fan ? lo pesen apa?" dika yang duduk disebelah irfan menyenggol lengannya "lo pesen apan fan?" ulangnya lagi. "gue gak pesen apa-apa gak laper " sahutnya dengan wajah tak bersemangat. "kamu kenapa sih sayang ? kok jadi badmood gitu si ah " taro mencolek dagu irfan. "dih, geli asli ciki gue liat lu kaya gitu, kaya b*****g taman lawang lu " lagi-lagi irfan menjitak kepala taro. "yaudah gue pesen dulu ya !" oval langsung bangun memesan makanan.      Irfan yang duduk dipojok bersandar ke tembok dengan mudah melihat ishycha yang duduk dibelakang menghadapnya. Ishycha yang melihat irfan sedang memperhatikannya , ia langsung menatap irfan juga seolah-olah dengan tatapan  ‘ apa lo liat-liat hah? ‘      Irfan mendelikan matanya dan terlihat kesal menatap ishycha. Sejak melihat ia bersama romeo tadi , irfan jadi merasa sedikit emosi . "eh fan, lagi ngeliatin siapa lo ?" tany afdo membuyarkan pandangan irfan. "ah enggak. Lagi gak ngeliatin siapa-siapa kok ! " jawab irfan dengan sedikit panik, ia tidak mau kalau afdo tahu kalo sejak tadi ia memperhatikan ishycha. "lo kenapa si fan ? kok kayanya lagi bête gitu ? oh pasti gara-gara abis dihukum tadi ya?" ucap dodi dengan sok tau. "sok tau lo oon ! " ucap irfan lalu mengalihkan pandangannya lagi menatap ishycha namun saat ia menoleh kebelakang lagi ternyata ishycha sudah tidak ada. "Kemana sih dia ?" ucap irfan dengan kesal.. "siapa sih fan ? aku gak kemana-kemana kok sayang ? aku disini, masih disini dan akan tetap disini ! " ledek dika sambil menepuk-nepuk dadanya. "Apa si lo gimbal ! kayaknya ucapan lo gak sesuai sama rambut lo yang gimbal ! makanya smoothing tuh rambut biar lo jadi cewe, alay sih lo soalnya!" gerutu irfan dengan kesal. "eh udah jangan godain irfan , dia lagi datang bulan HA HA”  dodi ,afdo ,dika dan taro tertawa terbahak-bahak. "jangan sampe gue abisin lo semua ! " irfan menatap mereka dengan tajam. "Iya-iya ampun Aa irfan ! " sahut taro dan lagi-lagi mereka semua tertawa.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD