Bel pulang sekolah berbunyi, seluruh murid berhamburan keluar kelas tak terkecuali irfan dan gerombolannya, mereka berjalan menuju parkiran . Waktu pulang adalah hal yang selalu mereka tunggu.
"fan gimana kalo malam ini kita ke club ?" tanya dika .
"AHA ! “ Irfan memetik jarinya “ ide bagus tuh ! okedeh nanti jam 5 sore kita kumpul ya !" sahut irfan.
"yaudah nanti jam 5 kita kerumah lo deh fan ! " jawab oval membuat Irfan terkejut mendengar oval bicara seperti itu , ia menghentikan langkahnya.
"jangan ! " irfan menghadang kedepan menghalangi jalan teman-temannya.
"Loh , jangan kenapa fan ? biasanya juga kan kita kumpul dulu dirumah lo dulu ? " Tanya dodi keheranan.
"Umm... enggak apa-apa sih ! Pokoknya jangan kumpul dirumah gue deh ! " jawab irfan sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tak gatal lalu ia kembali melangkahkan kakinya.
Afdo menarik pundak irfan yang baru saja melangkah " emang kenapa kita gak boleh kerumah lo fan? Biasanya juga kita ngumpul dulu di rumah lo? Jangan-jangan lo menyembunyikan sesuatu ya? Hayooo" afdo tersenyum meledek dengan jari telunjuknya yang menunjuk wajah irfan .
"Menyembunyikan apa coba ? enggak lah , udah ah gue mau balik . pokoknya nanti kumpul di rumah oval aja oke, gue duluan ya ! " sahut irfan sambil melangkah jauh dari teman-temannya , ia menghindar agar tidak ditanya-tanya lagi oleh teman-temannya itu .
"Liat deh ,irfan tuh hari ini kelihatan aneh banget deh gak kaya biasanya ya ?" dika menatap irfan yang sudah menjauh dengan tatapan serius.
"Wehh mas muka lo biasa aja dong jangan sok serius gitu huu ,, " taro mengusap wajah dika.
"Ah sial lo ! Udah ayo kita balik ! " ajak dika.
irfan melajukan motornya keluar gerbang sekolah . Namun seketika ia menghentikan motornya secara mendadak saat teringat sesuatu .
"yaampun gue lupa! " irfan melepas helm yang dikenakannya " kalo gue pulang sendirian si ishycha pulang sama siapa ?" irfan merogo sakunya dan mengambil ponselnya untuk menghubungi ishycha.
Baru saja irfan ingin menelfonnya , pandangan irfan yang tadinya menatap ponsel beralih ke seseorang yang berdiri tidak jauh darinya.
"itu kan ishycha ?" gumam irfan sambil mencoba melihatnya lagi lebih jelas.
"iya bener itu ishycha ! ngapain dia berdiri dipinggir jalan gitu ? " kata irfan seraya memakai helmnya kembali dan mencoba mendekati ishycha, namun lagi-lagi irfan mendadak menghentikan motornya.
Irfan membuka kaca helmnya " romeo ?" ucap irfan saat tiba-tiba romeo datang dengan mobil hitamnya mendekati ishycha. Tak lama dari itu ishycha masuk kedalam mobil romeo.
"jadi ishycha pulang bareng romeo ?" ucapnya menatap mobil milik romeo yang sudah mulai menjauh "yaudahlah , kenapa gue harus perduli. Enakan juga pulang sendiri tanpa bareng si cewe rusuh bin bawel ! " irfan kembali melajukan kendaraannya menuju rumah.
Saat irfan sampai dirumah ia segera turun menuju pintu masuk . Dengan perlahan irfan memegang gagang pintu rumah dan memutarnya " lah kok ke konci sih?" Gerutu irfan sambil terus saja mengutak-atik gagang pintu "Ya ampun gue lupa ! " irfan menepuk jidatnya berkali-kali .
" kunci Rumahnya kan dipegang sama si ishycha . haduh ! " ucapnya dengan kesal .
"Kemana sih tuh anak ?" tanya irfan, kemudian ia melirik jam tangannya "Udah jam segini belom pulang juga? Jangan bilang kalo dia... dia jalan-jalan dulu sama si romeo.. ah sial !" irfan mengacak rambutnya sendiri sambil berdecak kesal.
Ia berjalan menuju bangku yang berada di depan rumah dan memutuskan untuk duduk disana menunggu kedatangan ishycha.
"Gue telefon aja deh" irfan mengambil ponselnya di saku dan mencari nama di kontak Hp nya *cewe rusuh* begitulah nama ishycha di kontak irfan.
Hari ini ishycha pulang diantar oleh romeo, ditengah perjalanan handphone ishycha berdering membuat gadis itu sedikit terkejut kemudian melirik siapa yang menyebabkan ponselnya berdering berkali-kali.
Drt....drt...
°COWO GILA° IS CALLING . . . .
"Argh males banget sih. Ngapain sih nih cowo telefon" ucap ishycha dalam hati , ia memasukan kembali ponselnya kedalam tas.
"Cha kok gak diangkat?" Tanya romeo sambil menyetir mobil.
"Enggak penting rom, HE HE “
Drt....Drt.....
Ponsel ishycha terus saja berdering untuk kesekian kalinya , namun ishycha berusaha mengabaikan itu tetapi membuat romeo yang duduk disampingnya merasa heran .
"Cha angkat aja siapa tau penting ! " sahut romeo lagi . Akhirnya ishycha mengeluarkan ponselnya dan dilihat layar ponsel miliknya ada beberapa notif.
50 panggilan tak terjawab
15 pesan baru.
Ishycha memutuskan untuk memilih membuka pesan yang ternyata semuanya itu dari irfan .
eh cewe tengil ! lo dimana sih ? cepet pulang gue mau masuk rumah , mau mandi ! konci rumah kan sama lo. CEPETAN GAK PAKE LAMA !
-irfan-
"YA AMPUN ! " ishycha menepuk jidatnya .
"Gue lupa ! Romeo.. berhenti rom " teriak ishycha romeo pun segera menghentikan laju mobilnya secara mendadak.
"kenapa cha?" tanya romeo menatap ishycha dengan bingung.
"Aku turun disini aja deh gausah dianterin sampai rumah !" ucap ishycha dengan terburu-buru .
"loh ? kenapa emang ? kamu gak boleh dianter pulang sama cowo ya ?" tanya romeo.
"bukan gitu , aku masih ada urusan lain ! " jawab ishycha dengan gugup , ia langsung keluar mobil, untung saja ada taksi lewat dan ishycha segera menghentikan taksi tersebut .
"romeo, aku duluan ya . aku naik taksi aja ...bye.." kata ishycha sambil masuk kedalam taksi . Ishycha membuka kaca taksi dan melambaikan tangannya kepada romeo yang masih didalm mobil sedang terdiam kebingungan melihat tingkah ishycha.
"aneh !" ucap romeo sambil menggelengkan kepalanya.
Didalam taksi ishycha terus saja berfikir, ia berharap semoga romeo tidak berfikir yang aneh-aneh tentangnya.
"Duh ishycha lo b**o banget sih , kenapa lo bisa lupa ! kan sekarang lo udah nikah jadi rumah lo bukan dirumah orang tua lo lagi !" gumam ishycha dalam hati.
"untung aja si cowo gila sms gue, kalo enggak gue ke bablasan dianterin romeo kerumah orang tua gue dan bisa-bisa gue diomelin sama nyokap gue dianter sama cowo lain ! “
“pokoknya gue gak mau kalo romeo tau gue udah nikah ! gak .. gak akan pernah !" ishycha terus saja bergulat dengan fikirannya.
Ya , romeo adalah sosok yang ia suka sejak lama namun sampai saat ini lelaki itu belum juga menjadikan ishycha sebagai pacarnya . Ishycha sangat suka dengan romeo karena menurutnya dia adalah GOOD BOY , tidak seperti irfan yang berbanding terbalik.
"stop bang, disini aja !" ucap ishycha setelah sampai ditempat tujuan yang ia arahkan tadi kepada supir taksi . Ishycha segera membayar tarif taksi setelah itu dia keluar dengan tergesa-gesa.
*****
Sampainya didepan gerbang rumah , ia melihat sosok yang ia benci itu sedang duduk di bangku depan rumah . Sebelum melangkah masuk , ishycha mempersiapkan dirinya untuk menghadapi si pria tidak berperasaan itu.
"huh..semoga dia gak marah-marah ! " ishycha segera mempercepat langkahnya masuk kedalam rumah dan berjalan mendekati irfan.
"fan sorry ya udah buat lo nunggu lama ! nih konci rumahnya ! "ucap ishycha sambil menyodorkan konci rumah yang sekarang sudah berdiri disamping irfan yang sedang duduk.
Irfan langsung berdiri dan menatap wajah ishycha dengan kesal " satu jam lebih gue nunggu lo , " jawab irfan dengan ketus sambil merampas konci rumah dengan kasar .
"Besok-besok kalo lo mau jalan dulu sama si romeo , konci rumah titipin dulu ke gue ! dasar cewe tengil !" ucap irfan, lalu ia berjalan menuju pintu dan membuka konci rumah , ia melirik kearah ishycha yang sedari tadi hanya terdiam tak berkata apapun .
"ngapain masih berdiri disitu ? hmm? " ucap irfan sambil memajukan dagunya.
"ish , yaudah sih gausah marah-marah mulu ! emang lo fikir lo siapa sih hah ? dasar cowo gila ! " ishycha berjalan masuk sambil menghentakan kakinya dengan keras "awas lo gila ! dasar ribet lo ! " kata ishycha saat melewati irfan yang berdiri diambang pintu.
"lah kok jadi galak kan dia ? kan disini gue yang lagi ngambek ? " ucap irfan sambil menaikan satu alisnya.
Dengan wajah merengut , ishycha masuk kedalam kamar dan menutup pintu kamar dengan keras hingga menimbulkan bunyi “dasar cowo bawel !" ishycha melemparkan tasnya asal keatas kasur .
"udah tau gue telat pulang juga gak sengaja ! gue kan lupa kalo sekarang rumah gue bukan bareng orang tua gue lagi ! ngapain coba dia marah-marah!” omelnya sendiri .
“nyokap-bokap gue aja gak pernah marahin gue kaya gitu !" ishycha terus saja mendengus kesal sambil membuka satu persatu kancing seragamnya.
"udah puas ngedumelnya? Hmm ? " sahut seseorang yang membuat ishycha terkaget . Dengan cepat ishycha membalikan badannya dan ternyata irfan sudah ada di belakangnya entah sejak kapan , lelaki itu selalu saja muncul tiba-tiba.
"eh irfan ! " ishycha yang kaget dengan buru-buru memasang kancing seragamnya lagi .
"santai aja kali ! Udah buka aja , gausah malu-malu ! " ucap irfan sambil tersenyum meledek , ia berjalan mendekati ishycha "gausah kaget gitu ! " kata irfan menyeringai.
"ih nyebelin banget sih lo , " wajah ishycha memerah seperti tomat dan ia berlari menuju kamar mandi untuk mengganti baju .
"Huh ... itu cowo bener-bener gak tau sopan santun banget ! Masuk kamar gak ketuk pintu dulu ! “
“untung gue belum buka semua kancing seragam ini , kalo misalnya gue lagi gak pake baju sama sekali gimana ! duh..duh ishycha lagian lo oon banget sih! " ucap ishycha dalam hati sambil mengganti pakaiannya.
Setelah ishycha keluar kamar mandi ia berjalan mendekati irfan yang sedang berdiri menghadap jendela sambil menghisap sepuntung rokoknya. Irfan yang melihat ishycha mendekatinya ia segera membalikan badannya menghadap ishycha .
"kenapa ?" Tanya irfan sambil mengeluarkan asap rokok dari mulutnya.
"ihh asepnya ..uhuk..uhukk" jawab ishycha sambil terbatuk-batuk . irfan yang melihat ishcyha seperti itu segera mematikan rokoknya.
"lebay banget si lo ! " ucap irfan sambil membelalakan matanya.
"lebay..lebay ! elo yang ngerokok gue yang batuk b**o ! nyesek tau gak sih asepnya ! " ucap ishcyha dengan kesal.
"terus hubungannya sama gue apa?" Tanya irfan tanpa merasa bersalah.
" udah lah males debat sama lo , nih dengerin ya fan ! " kata ishycha sambil melipatkan tangannya didadanya.
"mulai besok, kalo elo mau masuk kamar itu ketuk-ketuk pintu dulu ! ngerti kan ?" jelas ishycha dan irfan hanya memutarkan bola matanya .
"gue gak ngerti ! " singkat irfan lalu ia pergi berlalu meninggalkan ishycha yang sedang bicara dengannya.
"eh irfan , kalo orang lagi ngomong tuh dengerin dulu ! " teriak ishycha yang berada dibelakangi irfan.
Irfan membalikan badannya menoleh ke ishycha "apa lagi yang harus gue dengerin hmm? Ini kamar gue juga . Jadi bebas dong gue mau masuk ketuk pintu dulu atau enggak itu terserah gue ! ngerti kan? " katanya lalu irfan melanjutkan langkahnya.
"irfan ih dengerin dulu ! lo mau kemana si hah?" teriak ishycha lagi .
Irfan membalikan badannya lagi " mau mandi ! kenapa ? mau ikut ?" ucapnya sambil menaikan satu alisnya.
"ih ogah ! udah sanah cepet mandi ! " ishycha menghela nafas dan menatap irfan dengan geli.
"tadi nanya, sekarang di jawab malah gitu ! dasar cewe aneh ! " irfan menggelengkan kepalanya dan segera masuk kedalam kamar mandi.
Saat ini irfan terlihat rapih dengan pakaian yang dikenakan , ia akan segera pergi berumpul bersama teman-temannya . Sebelum pergi , ia menghampiri ishycha terlebih dahulu yang sekarang sedang berada di ruang belajar di sebelah kamarnya.
Perlahan irfan membuka pintu ruang belajar itu dan terlihat ishycha yang sedang mengerjakan sesuatu disana "lagi ngapain lo ?" Tanya irfan sambil berjalan mendekati ishycha yang duduk sambil mengerjakan sesuatu dibuku.
"lo liat dong gue lagi apa? Gue lagi ngerjain pr ! pake nanya lagi !' jawab ishycha dengan jutek tanpa menatap irfan.
"Umm gitu ! bagus , belajar yang bener ya ! " irfan mengusap pelan kepala ishycha.
DEG ......
"Ya ampun ishycha kenapa jantung lo jadi berdebar gini sih ! " gumam ishcyha dalam hati.
Ishycha mendongakan kepalanya dan menatap irfan yang kini berdiri disampingnya "lo mau kemana ? udah rapih gitu " Tanya ishcyha sambil memperhatikan penampilan irfan dari ujung kaki sampai kepala.
"Keren dan ganteng banget sih irfan hari ini ! " ucap ishycha dalam hati " eh astaga ishycha...lo gak boleh muji cowo sok kegantengan ini ! " gerutunya lagi sambil menggelengkan kepalanya.
"woy ? udah puas ngeliatin kegantengan gue ?" Tanya irfan membuyarkan lamunan ishycha.
"idih si..siapa juga yang ngeliatin elo dih ! " ishycha memanyunkan bibirnya.
"udah gausah ngeles "irfan tersenyum miring "gue tau kok gue itu ganteng banget kan !" jawabnya menyeringai .
"ih pede banget sih lo ! " jawab ishycha sambil mengernyitkan alisnya.
"Hari ini gue sama temen-temen mau ke club ! gak apa-apa kan gue tinggal sendiri dirumah?" Tanya irfan .
Ishycha yang tadinya duduk langsung berdiri " bagus dong kalo elo pergi , jadi kan gak ada yang gangguin gue ! " ishycha mendekati irfan" di club nya yang lama ya ! " kata ishycha sambil mengedipkan matanya.
"oh gitu ya , " ucap irfan dan kini ia lebih mendekatkan dirinya kepada ishycha.
"emang lo enggak kangen kalo gue tinggal lama-lama ?" kata irfan didepan wajah ishycha . terlihat ishycha yang sangat gugup saat irfan sangat dekat dengannya , harum maskulin tubuh irfan sangat menusuk penciuman ishycha dan membuatnya merasakan lebih nyata deru nafas irfan.
Deg................deg..................deg
"ini kenapa jadi deg..degan gini sih . tenang cha...tenang " ucapnya lagi dalam hati sambil mengatur nafasnya.
"gausah tegang gitu kali ! " ucap irfan sambil memiringkan wajahnya " abang pergi dulu ya jangan kangen .... " ucap irfan dan langsung mencium pipi ishycha tanpa izin . Setelah itu ia langsung pergi keluar ruang belajar meninggalkan ishycha yang sedang tegang atau shock lebih tepatnya.
"astaga....ishycha apa yang baru aja lo rasakan ? itu ciuman dari irfan tapi kenapa lo diem aja ..bego..lo cha b**o ! " ishycha menampar pipinya sendiri untuk menyadarkan dirinya.
"pokoknya mulai besok irfan gak boleh seenaknya aja nyium-nyium pipi gue lagi ! GAK AKAN ! " kata ishycha sambil mengerutkan bibirnya.
*****