Berlanjut

1763 Words

Ternyata berduaan di pojok perpustakaan malah membawa petaka. Baru saja Alden menyatakan kesukaan dirinya kepada Sefrin, tiba-tiba tanpa diundang seorang pengawas perpustakaan datang mengacaukan kegiatan manis mereka. Membawa penggaris dan memukul meja hingga membuat mereka berdua tergelonjak kaget dan langsung berdiri. Sefrin sudah dibuat tegang mendapat tatapan tajam dari pengawas perpustakaan, sedangkan Alden hanya bersikap cuek meskipun tatapan tajam pengawas perpustakaan menghunus dirinya. Ditambah beberapa pasang mata yang ikut menonton, saling lirik, dan berbisik-bisik seolah pemandangan di depannya adalah hal luar biasa. Pengawas perpustakaan menatap mereka tajam, satu tangan yang membawa penggaris terangkat dan mendarat di kepala Alden. Alden mengaduh, namun si pengawas malah me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD