Rencana Dadakan

1578 Words

Ethan memasukan kedua tangannya ke dalam saku, tersenyum dan berkata, "Saya akan mengantarkanmu pulang." Mata gadis mungil itu membulat seperti mata kucing jika di malam hari. Angin apa yang membuat pria itu tiba-tiba ingin mengantarkan Dei pulang? Belum ada 24 jam ia bekerja di perusahaan ini, tetapi ia sudah menerima perhatian dari si bos. Jadi curiga. Apa pria ini memiliki maksud tersembunyi? "Em ... tidak usah, terima kasih, Pak," jawab Dei. "Kenapa? Kau khawatir aku melakukan sesuatu padamu?" Sembarangan saja Ethan asal menebak, walaupun hampir benar dengan yang dipikirkan Dei. "Dengar, biar jelek begini, saya bukan pria kurang ajar." Sontak Dei terkekeh sekali tanpa sadar. Baru kali ini ada yang mengaku dirinya jelek. "Bukan gitu, Pak. Cuma saya nggak mau merepotkan Bapak," jaw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD