Kasih Sepanjang Jalan

1183 Words

"Oh, bahagia ... mengapa engkau enggan menetap di hatiku. Apa memang tiada kata itu tertulis di buku nasibku?" =============== Lintang menatap panti asuhan yang kini dalam tahap perbaikan. Handoko membiayai semua pembangunan fasilitas di sana. Pria paruh baya itu kembali menggelontorkan dana agar panti tempat Lintang dibesarkan kembali beraktifitas seperti biasa. Setelah beberapa bulan yang lalu mereka semua harus mengalami dampak dari perseteruannya dengan Arsen dan Handoko. Keceriaan tampak melekat di wajah anak-anak itu, apalagi melihat Gayatri tertawa di tengah-tengah mereka. Bocah satu tahun itu seolah menemukan teman baru selain boneka dan mainan yang selalu dibelikan Satya. Mengingat pria itu membuat senyum terukir di wajah Lintang. Semakin hari hubungan mereka semakin baik. Per

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD