Pergi

975 Words

"Jika namamu dan namaku dituliskan bersanding, maka tak ada siapa pun yang bisa memisahkan kita. Pintalah pada-Nya, rayu Rabb agar menakdirkan kita menua bersama." =============== Lintang membiarkan angin malam membelai tubuhnya, sambil memeluk lutut erat ke d**a. Jejak air mata masih terlihat jelas di pipinya. Pandangannya jauh ke depan, sementara pikirnya berkelindan di dalam kepala. Kenyataan yang terpampang tadi malam membuat Lintang harus berpikir puluhan kali melanjutkan hubungannya dengan Satya. Awalnya dia mulai yakin dengan perasaannya pada pria itu, bahkan tidak dipungkiri cinta mulai tertanam untuk Satya. Tetapi kini keraguan mulai meyelimuti hatinya. Meski pria itu sekuat tenaga membantah, Lintang menulikan telinga. Hatinya terlalu sakit mendapati alasan pria itu mendekatin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD