Bunuh Saja Aku

1313 Words

Tubuh Anita berkeringat menahan sakit. Sejak sore perutnya terasa melilit. Seperti ada yang hendak keluar dari dalam. Dia menghitung masih dua bulan lagi waktu kelahiran bayinya. Namun, dari yang dia baca di buku Kesehatan Ibu dan Anak, calon bayi bisa saja lahir lebih cepat. Tergantung kesehatan sang ibu dan janin. Banyak kasus kelahiran terjadi di kandungan tujuh bulan. Anita memiringkan tubuhnya, berharap rasa sakit berkurang. Akan tetapi, kontraksi justru semakin sering. Tidak ingin terjadi sesuatu kepada calon bayinya, Anita bangkit perlahan. Tangannya menekan dinding di sampingnya agar bisa berdiri tegak. Anita itu menghela nafas dalam dan panjang. Dia meringis, lalu merunduk sambil memegang lututnya, karena rasa sakit semakin menjadi. Seolah-olah ada yang mendorong isi perutnya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD