Dengan jurus terakhir, Ivone menendang sel4ngkangan pria itu. “Amit-amit! Nggak sudi! Hilangkan rasa ketertarikanmu itu. Merinding saya.” Sam mengaduh sambil memegangi area terlarangnya dengan tangan. “Biad4b kau, Ivone.” “Selain dokter gadungan, kamu rupanya juga mafia messum!” Sam tersenyum di sela-sela meringis. Ia kembali menarik lengan Ivone. “Ya. Saya memang mafia multitasking. Termasuk bisa mengambil dan menjual sel telurmu, misalnya. Mudah sekali.” “Sam! Jangan pernah lakukan itu!” “Untuk itulah, jangan berani sama saya. Dan di depan saya, jangan lagi memakai masker untuk menyembunyikan identitas. Percuma. Karena saya jelas tahu itu kamu.” Ivone menarik lengannya dari pria itu. Sam kemudian mengambil sesuatu dari laci meja, memberikan pada Ivone. “Apa ini?” tanya Ivone samb

