“Ya, ngompol saja di sana kalau mau lubangmu saya sumpal batu!” ancam Sam sambil terus menyeret tangan Ivone. Wanita itu merengut. Kakinya berjalan cepat mengimbangi langkah Sam. “Saya tahu kamu sebenarnya tidak benar-benar ingin ke kamar mandi, tapi sengaja ingin mengulik tentang saya ke mereka. Iya, kan?” tunjuk Sam pada Ivone ketika sampai di mobil. Ia membuka pintu, memasukkan Ivone secara paksa. “Enggak! Beneran kebelet mode on!” Ivone beralasan padahal tuduhan Sam itu benar. Sam mengitari mobil, lalu masuk melalui pintu samping kemudi. “Ya udah, nanti mampir POM bensin. Aku mau buang air di sana.” “No! Saya bukan sopirmu,” tolak Sam sambil mulai melajukan mobil. Selama perjalanan, Ivone mengoceh tidak karuan karena menganggap pria di samping yang sedang fokus mengemudi sang

