“Baiklah, pelajaran hari ini saya akhiri. Selamat menikmati akhir pekan!” Mata kuliah terakhir pada hari jum’at sore itu akhirnya selesai, para mahasiswa yang sudah penat selama seminggu ini belajar di kelas dan beraktivitas di organisasi menghela nafas lega bahkan ada yang bersorak gembira. “Duh, makin kesini gue makin enggak yakin sama jurusan yang gue pilih,” ujar seorang perempuan pada temannya yang berada di sampingnya. “Alasan lo masuk jurusan Bisnis apa, sih, Bel?” Belva yang sedang menunggu booting laptopnya mati, menoleh. “Karena seseorang,” ujar gadis itu sambil tersenyum manis mengingat sosoknya. “Papa? Oma? Atau Kakak lo?” tanya Astrid, teman Belva sejak bangku SMA. Ia tahu bahwa gadis itu sudah berpisah dengan ibu kandungnya. “Dia bukan keluarga gue,” ujar Belva memasukan

