Part 26

1652 Words

“Mas, kalo capek istirahat dulu.” Ansell yang mendengar itu menggeleng, laki-laki itu berjalan menghampiri isterinya yang duduk di atas kasur—seperti permintaannya. Pria itu kemudian tersenyum. “Tanggung yang, kalo bisa hari ini selesai.” Anwa mengambil selembar tisu yang berada di atas nakas, mengusap keringat yang membasahi wajah suaminya. “Tapi, kalo capek, bisa lanjut besok, Mas.” “Mas ngeri kamu bolak-balik naik tangga,” jujur Ansell yang begitu khawatir melihat isterinya yang sering naik-turun tangga karena kamar mereka yang berada di lantai atas. Apalagi saat ini Anwa tengah hamil muda. Sebenarnya ketika mengetahui bahwa isterinya hamil, pria itu ingin segera pindah ke kamar bawah yang merupakan kamar utama di rumah ini namun saat awal kepindahan entah mengapa Anwa ingin menempa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD