25. Sumini

1420 Words

Winda memandang Kinar yang menghela napas saat Arya pergi. Winda tahu Kinar sebenarnya berat melepas Arya, namun Winda juga sadar bila dia berada di posisi Kinar, dia pun tidak akan bisa memaafkan Arya. “Ayo aku antar pulang! Makanannya dibungkus aja ya!” Kinar hanya mengangguk. Winda melambaikan tangannya pada pelayan restoran. “Ada apa, Mbak?” tanya pelayan itu. “Mbak, tolong dibungkus saja ya! Temen saya ini ngga enak badan. Mau dimakan di rumah aja,” jelas Winda. “Baik, Mbak. Segera kami bungkus!” Pelayan itu membawa piring dan mangkuk yang ada di atas meja untuk dibungkus di dapur restoran. “Win?” “Kenapa?” jawab Winda. “Mau ngga malam ini temani aku tidur di hotel, Win?” tanya Kinar. “Aku sih mau-mau aja. Tapi mampir kosku dulu ya, ambil barang-barang keperluanku.” “Oke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD