22. Kecewa Lagi

1320 Words

“Kinar! Kinar! Cepatlah temui Arya!” Suara perempuan itu kembali menggema di telinga Kinar. Kinar menutup telinganya rapat-rapat. Winda yang sedang membuat teh panas, kembali terkejut melihat Kinar bertingkah aneh. Winda mendekati Kinar sambil membawa segelas teh panas. “Ini diminum dulu!” Winda mengulurkan gelas ke tangan Kinar. “Makasih, Win!” “Kamu kenapa sih, Nar! Kalau masih sakit mending izin aja sama Arya. Istirahat aja di rumah, ya! Biar aku antar kamu pulang.” “Win, bisa antar aku ke kantor kepala desa aja?” pinta Kinar. “Kamu mau nyusul Arya?” “Aku mau izin langsung aja sama Mas Arya,” Kinar berkilah. Winda kebingungan, namun akhirnya mengiyakan permintaan Kinar. “Ya udah deh! Aku antar ya!” Kinar dibonceng Winda naik sepeda motor. Winda mengantarkan Kinar ke kantor ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD