Pria Asing Yang Muncul Di Benar Emran

1339 Words

Ruangan konsultasi itu terasa hangat dan menenangkan. Aroma terapi lavender mengisi udara, meredam kecemasan yang terselip di antara Emran dan Qisya. Mereka duduk berdampingan di atas sofa empuk, sementara di hadapan mereka, seorang wanita paruh baya dengan penampilan rapi dan tatapan tenang duduk dengan clipboard di tangannya. Dialah dr. Nadya R. Salim, psikiater yang sudah lebih dari dua dekade menangani pasien dengan pendekatan yang lembut namun tegas. Emran tampak gelisah. Ia duduk tegak, tetapi jemarinya saling menggenggam erat di pangkuannya. Qisya sesekali meliriknya, memberikan dukungan lewat genggaman tangannya yang tak pernah lepas. “Ada yang ingin saya dengar langsung dari Anda, Mas Emran,” ucap dr. Nadya pelan. “Apa yang Anda rasakan setelah menjalani transplantasi itu?” Emr

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD