Kisah Sedih Kakak Sepupu

1430 Words

“Aduh!” Emran hampir terjengkang ke belakang. Kaget setengah mati. Barusan… suara ‘aduh’? Dari setan? Listrik tiba-tiba menyala lagi. Zamroni yang dari arah gudang langsung nyamperin toilet setelah dengar teriakan. “Ada apa, Pak?” tanyanya cepat. “Eh, kamu Zam?” “Iya, Pak. Bapak yang teriak barusan?” Belum sempat Emran jawab, mata Zamroni langsung menangkap sosok tergeletak di lantai. Hening. Tegang. “ITU! ITU APAAN, PAK? MAYAT?!” Zamroni teriak heboh. “Eh… itu…” Emran bingung mau jelasin dari mana. “Aduh… kepalaku…” Tubuh itu tiba-tiba bangun pelan-pelan. “AAAAAAAAAA!!! ZOMBIE! ZOMBIEEEE!!” Zamroni panik total, langsung ambil sepatunya dan lempar! Pluk! “Aduh!” Sosok itu langsung tumbang lagi dengan suara dug berat. Zamroni dan Emran saling melongo. “Pak… dia bilang aduh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD