Bab 22

1216 Words

Setelah Niara kembali tertidur, Bagas kembali masuk ke dalam kamar. Dia melihat Niara yang sudah tertidur dalam keadaan tenang. Kenan yang menyadari jika Bagas sudah kembali lantas memberi kode lewat ekor matanya untuk mengikuti langkahnya. Kenan membawa Bagas ke ruang tamu, dia menundukan pantatnya di sofa tunggal. Membuat Bagas memilih duduk di hadapannya, karena dia harus fokus mendengar penjelasan dari kakak sepupunya itu. Dia tidak mau sampai salah mencerna karena dia tidak fokus dan membahayakan hubungannya dengan Niara. Beberapa menit terlewati, namun tidak ada suara yang keluar dari mulut Kenan. Pria itu malah sibuk sendiri dengan pikirannya, sehingga 15 menit terlewati dengan percuma. Bagas yang kesal melihat kakak sepupunya itu yang malah diam melamun, tidak tahan lagi. "Ma

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD