26 [Crazy Seniority]

829 Words

Sabrina terus berjalan menyusuri koridor lantai satu dan terus naik hingga ke lantai dua. Disusurinya koridor kelas XI itu tanpa memedulikan sekeliling. Di pikirannya kini hanya ada Rama, Rama dan Rama. Dalam hati Sabrina merasa bahagia akan terpampangnya foto dirinya di majalah, dan tanpa disengaja pikirannya kembali melayang ke masa saat pengambilan foto itu bersama Rama beberapa waktu yang lalu. Saat mereka pergi bersama untuk yang pertama kalinya, saat mereka berkendara di atas satu motor yang sama, lalu tiba-tiba hujan turun begitu saja, dilanjut dengan Rama yang mengantarkannya hingga sampai di depan rumah. Entah mengapa, mengenang semua itu membuat jantung Sabrina sedikit berdebar serta ada desiran kecil di hatinya. Namun semua rasa yang tak dimengertinya itu mendadak hilang saat i

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD