05. Menyakitkan

933 Words

"Oh ya? Yaudah gue dateng kesana. Ntar malem kan?" "..." "Ok.” Dan sambungan pun terputus, Fano langsung menatap Asya yang tengah membereskan kasurnya. "Sya," panggil Fano yang refleks membuat gadis itu langsung menoleh. "Ada apa, Fan?" Sahutnya. "Ntar malem lo ikut gue ke acara SMP gue." Mendengar itu Asya langsung terdiam. Asya bingung harus menjawab apa, nada suara yang dikeluarkan Fano seperti tidak bisa ditolaknya. Seperti sebuah perintah, tidak ada nada bertanya yang Fano lontarkan padanya. "hm Fano...aku sebaiknya nggak usah-" "Lo harus ikut," potong lelaki itu cepat menyimpulkan ucapan tersendat-sendat darinya. Dan yah, Asya membuang nafasnya pasrah. Mau tidak mau ia harus ikut. "Lo mau keluar?" Seketika Asya menoleh mendengar suara Fano lagi. "Keluar?" Beo Asya denga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD