38. Tanding Basket

2073 Words

ASYA mengubah rautnya ketika ia melihat pesan yang sudah tiga menit yang lalu di kirimkan Fano untuknya. Fano : Maaf, gw plg telat. Ada urusan. Asya tersenyum tipis membaca pesan tersebut, walaupun ia sedikit murung karna jadwalnya bersama Fano hari ini pastinya kepotong dan akhirnya ia lebih lama sendiri. Aneh memang, dulu ia sangat senang ketika ia sendiri. Tapi sekarang justru kebalikannya. Ia ingin seseorang menemaninya di apartement milik Fano yang sebesar ini. Ide muncul, ia dengan segera menghubungi nomor Rahma. Tapi mungkin dia sedang sibuk, namun tanpa berpikir panjang Asya langsung mengirimi Rahma pesan. Kalo g sibuk, km mau ga nemenin aku di rumah, Ma? Cukup lama tak ada jawaban, Asya mendengus pasrah. Sepertinya hari ini memang tidak ada yang bisa menemaninya. Hampir 15

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD