Apa yang sebenarnya nyata? Mengapa dunia terasa kecil saat mencintai sesuatu? Dunia seakan tidak berarti Lalu sebenarnya apa yang nyata? Dunia yang terlihat besar? Atau cinta yang selama ini dianggap ilusi? Jika dunia lebih besar, kenapa semuanya tidak berarti saat mencintai satu hal? Tapi jika cinta lebih besar lalu apa yang selama ini kita lihat berarti bukan hal yang penting? “ Om!” Nayara berusaha mengulas senyum saat melihat Farzan datang, walaupun itu sudah larut malam. Ia menunggu Farzan di depan ruang tamu, berharap saat pulang amarah Farzan sudah berkurang. Tapi, Farzan bahkan tidak meliriknya dan melangkah cepat menuju tangga ke kamar. “ Om tunggu!” Teriak Nayara mengikuti. “ Om.” Nayara menggapai lengan Farzan di kamarnya. Pria itu menatapnya sinis kemudian memalingkan

