“ Halo Nara, kau pasti mengira ini semua mimpi bukan?” Deg Nayara melangkah mundur. Syok? Tentu saja! Ia sangat Syok melihat siapa yang berdiri di hadapannya. Bola matanya membundar seakan tidak percaya. Langkahnya terhenti saat punggungnya terbentur pintu Sosok itu menghampirinya, menatapnya tajam “ Kau memang pintar Nara, tapi kau lupa.. kau terlalu muda untuk menipuku!” Tuturnya kemudian melempar sesuatu ke hadapan Nayara, “ Test Pack” ya itu testpack milik Nayara “ Om.” Hanya kata kata itu yang berhasil meluncur dari bibir pucatnya. Bagaimana tidak pucat, sosok yang ia lihat dan berdiri tegap di hadapannya saat ini tidak lain adalah Farzan Adikara, suaminya. Belum lagi Farzan juga melempar testpack yang pernah ia buang sebelumnya. Dari mana ia tahu tentang kehamilan Nayara? Farz

