Bab 12

1368 Words

Sekitar 20 menit Tiara menangis di bilik toilet. Jam di pergelangan tangannya sudah menunjuk angka dua belas lebih sepuluh menit. Sebentar lagi jam istirahatnya usai dan dia belum menunaikan ibadah sholat dzuhur. Gadis itu keluar menuju cermin besar yang bersanding dengan wastafel. Ia basuh wajahnya berharap bisa menyamarkan sisa tangis. "Ya ampun, Ra. Aku cariin dari tadi. Ayo ikut aku." Tiara yang baru keluar dari toilet langsung disambut oleh Santi yang lantas menarik tangannya. Gadis berpipi tembem itu memaksa Tiara untuk ikut berlari entah ke mana tujuannya. × "Ngapain ke sini?" tanya Tiara saat Santi menyeretnya menuju ruang UGD. Unit gawat darurat bukan tempat ia ditugaskan. "Kamu harus lihat." Tepat saat Santi selesai berucap, mereka sampai di ruang UGD dan ada sebuah brankar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD