"Apa yang kau lakukan di sini, Non Bunga?" tanya Bibi dengan khawatir. "Aku punya teman baru, Bi. Teman yang senasib denganku," kata gadis yang masih menahan sakit itu. Bibi meminta segelas air putih dan makanan untuk Bunga. Namun, Bu Wati dan Pak Tio tidak memiliki apa-apa untuk di makan. "Maaf kami hanya memiliki air putih saja," kata Pak Tio yang merasa bersalah karena tak bisa membantu dan menyuguhkan apa yang mereka minta. "Apa sesendok nasi pun tak ada?" tanya Bibi. Pak Tio dan Bu Wati menggeleng bersamaan. Vano berencana untuk meminta bantuan pada Bu Mirna. Namun, Bu Wati dan Pak Tio melarang Vano untuk meminta bantuan lagi pada tetangganya itu. "Kenapa, Pak,Bu? Hanya beliau yang bisa kita mintai bantuan," tukas Vano. "Jangan, Vano. Kita tidak tahu besok kita akan mendapatka

