Bu Wati mencoba menyadarkan Vano. Ia akhirnya sadar jika Vano sama-sama demam seperti Winda. Bu Wati panik karena Pak Tio baru saja pergi untuk memulung dan entah kapan akan kembali. Ia berlari keluar dan mendapati Bu Mirna, tetangganya yang baru saja dari warung. "Ada apa, Bu Wati? Kenapa panik sekali begitu?" tanya Bu Mirna yang menjadi ikut panik melihat mimik wajah Bu Wati yang sangat kacau. Bu Wati tidak bisa menjawab. Hanya air matanya yang seakan berbicara kepada tetangganya itu. Melihat Bu Wati yang hanya menangis membuat Bu Mirna bergegas masuk ke dalam. Ia mendengar suara Winda yang sedang menangis. Lantas, ia masuk ke dalam kamar dan mendapati Vano masih tergeletak di tanah. "Vano kenapa, Win? Ayo angkat dia!" kata Bu Mirna. Bu Wati yang tadinya panik berlari menghampiri B

