Oliver menatap tajam ke arah Clara, matanya menyipit seolah mencoba membaca isi pikiran licik wanita itu. Namun, sebelum dia sempat membuka mulut, Jonathan sudah tertawa pelan. Tawa yang menimbulkan rasa ingin menghajar pria itu bagi siapa pun yang mendengarnya. Termasuk Oliver. "Double date, ya?" ujar Jonathan sambil menatap Oliver dengan pandangan meremehkan. "Sayangnya, adikku itu tidak terlalu suka minum alkohol. Dia itu 'kan gadis baik-baik," ucapnya setelah menyesap minumannya. Oliver jelas mendengar nada mengejek dari kalimat Jonathan, dan lagi apa pria itu lupa kalau telah mengatakan Berliana adalah w************n sewaktu di rumah sakit. Rasa ingin menghajar Jonathan kian besar. Namun sekuat tenaga Oliver menahannya, karena tidak ingin menimbulkan keributan. Lagipula besok pag

