"Jaga ucapanmu, Jeremy. Suka tidak suka Emelia adalah mamamu sekarang!" bentak Juniawan dengan mata menyalang. "Lihat! Sekarang Papa bahkan menamparku demi membela perempuan itu. Jadi di mana kata-kataku yang salah?" ucap Jeremy sembari memegang pipinya yang memanas. Berliana hanya terpaku di tempatnya berdiri, tak menyangka jika Juniawan akan menampar Jeremy. Padahal seingatnya, sejak dulu baik Juniawan maupun Helena tidak pernah menegur apalagi memukul pria itu saat melakukan kesalahan. Alasannya karena Jeremy adalah anak laki-laki dan cucu pertama di keluarga Juniawan maupun Helena. Akibatnya pria itu tumbuh dengan jiwa pembangkang. Sementara Jonathan menyunggingkan senyum tipis, seakan menikmati pertunjukan yang terpampang di depan matanya. "Itu karena kamu sudah keterlaluan, Jer

