21. Godaan Clara

1045 Words

"Terima kasih, Ver. Kamu membuatku sedikit rileks," ucap Berliana tulus. "Sama-sama. Sekarang habiskan dulu kopinya, baru kita lanjutkan pekerjaan kita. Aku harap setelah ini nggak ada kejadian yang mengguncang mental lagi," sahut Oliver yang segera membuka laptopnya. Berliana menggangguk dan mengikuti Oliver untuk menyalakan laptopnya, tak lama kemudian keduanya larut di dalam pekerjaan. Namun tanpa Berliana sadari, Oliver selalu mencuri pandang, mengamati wajah seriusnya yang terlihat cantik. 'Ya Tuhan. Aku benar-benar sudah jatuh cinta sama ciptaanMu yang satu ini,' gumam Oliver di dalam hatinya. Namun bayangan Jonathan yang tadi mengejeknya tiba-tiba memenuhi pikirannya, membuat Oliver kesal setengah mati. "Ver. Kamu menghela napasnya kencang banget. Kalau kamu sudah capek, kita

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD