17. Secuil Kenangan Masa Lalu

1037 Words

Tanpa sadar Berliana menghela napas kasar, membuat Oliver mendekatkan bibirnya pada telinga gadis itu. "Kenapa kamu menghela napas seperti itu? Apa ada yang kamu pikirkan, Liana?" Berliana menoleh dan melihat Oliver yang menatapnya cemas. "Aku hanya teringat masa lalu, Ver," jawab Berliana yang juga berbisik. "Melihat dari wajah murammu itu, sepertinya masa lalu yang kamu kenang itu, tidak begitu bagus," ucap Oliver. "Ya. Bisa dibilang seperti itu, Ver," sahut Berliana. Jonathan yang melihat interaksi keduanya lagi-lagi hanya dapat mengepalkan tangan, merasa Oliver telah mengambil sesuatu berharga darinya. Sarapan yang dipenuhi ketegangan akhirnya selesai juga. Sesuai dengan rencana awal, Berliana dan Oliver akan melanjutkan pekerjaan mereka. "Oliver ...." Pria itu menoleh dan melih

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD