24. Ketakutan Clara

1050 Words

"Joe ...." Pria itu tersadar dari lamunannya saat bahunya disentuh oleh Emilia. "Iya, Mah. Ada apa?" tanya Jonathan yang mencoba bersikap biasa saja. "Kamu kelihatannya lelah, lebih baik cepat istirahat biar besok lebih segar. Mama juga mau nyusul papamu," ucap Emilia yang segera masuk ke dalam lift. "Papaku?" Jonathan tertawa sinis, tawa yang membuat semua orang merinding saat mendengarnya. "Sampai kapanpun dia nggak akan pernah menjadi papaku," ucap Jonathan dengan nada dingin. Ponselnya tak lama berdering, telepon dari orang suruhannya yang bernama Boy. Jonathan segera mengangkat panggilan itu. Terdengar deru napas memburu dari Boy sebelum akhirnya pria itu berbicara. "Bos. Gawat. Wanita ini pingsan. Jadi apa yang harus saya lakukan?" Jonathan mengernyit untuk sesaat. "Pingsan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD