25. Konfrontasi

1020 Words

Berliana terbangun dengan tubuh yang lebih segar, mungkin karena dia merasa rileks saat berbicara dengan Oliver. Tepat setelah dia selesai mandi, ponselnya berdering. Dia tersenyum saat mengetahui panggilan itu berasal dari Oliver. "Iya, Ver. Ada apa?" tanya Berliana dengan nada riang. "Aku cuma mau mengajakmu sarapan, Liana," jawab Oliver. "Sarapan ... tapi aku belum lapar, Ver," ucap Berliana sembari meringis. Hening sejenak sebelum Oliver akhirnya bersuara. "Lapar tidak lapar kamu tetap tidak boleh melewatkan sarapan. Makan saja yang ringan-ringan kalau nggak mau makan berat." Berliana tertunduk saat mendengarnya, merasa terharu sekaligus bersalah kepada Oliver yang memperhatikannya lembut seperti ini. Lagi-lagi dia merasa gamang, apakah harus melanjutkan hubungan ini dengan Ol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD