Ke-56

1230 Words

Aku terbangun tak merasakan Nay di sampingku. Brian tengah tidur bersama Nara yang juga tidur dalam pangkuannya. Sudah lebih dari tiga puluh jam ketika terlahir kali aku melihat gundukan tanah merah itu menutupi makam suamiku. Aku belum kembali pulang, kondisi Nara masih belum baik, demamnya tak kunjung turun. Aku yakin secara tak langsung ia juga merasakan apa yang terjadi. Apalagi Nara begitu dekat dengan sang ayah. Alu bangkit lalu berjalan mendekat dan duduk di samping Brian. Ia terbangun, lalu memegang kening Nara. "Nay bangun tadi, gue takut lo bangun jadi gue ambil bawa ke sini, dia langsung tidur lagi." "Thanks," ucapku dan hanya itu yang bisa aku katakan pada Brian. Meski banyak hal yang aku pikirkan, hanya itu kata-kata yang bisa aku ucapkan. Aku duduk dan diam di samping

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD