Setelah menitipkan pesan kepada salah satu prajurit dibawah komandonya, Marcel kemudian mulai melakukan perjalanan bersama Shura yang kini berada dalam perlindungan pasukan Ephraim. Wanita itu mendapatkan tempat dan posisi untuk mengurusi tubuhnya yang penuh luka. Namun anehnya semua orang merasa bahwa perjalanan kali ini lebih lama dari pada yang seharusnya. Padahal matahari sudah berada diatas puncak kepala saat rombongan itu tiba diperbatasan. Barak yang didirikan oleh pasukan dari Abaskus juga sudah terlihat. Dan disinilah mulai terasa, perubahan cuaca yang ekstrim membuat Marcel sempat merasa ragu untuk memberikan bantuan. Terlebih keselamatan para prajurit dibawah kepempinannya juga menjadi salah satu pusat dari perhatiannya. Ia menoleh sekilas kereta kuda yang ditumpangi oleh Shur

