Tubuh Feliks terlihat begitu menegang tiap kali melihat para dayang yang sibuk keluar masuk ruangan, mereka semua memasang wajah yang terlihat tidak bisa diprediksikan berikut juga rasa cemas yang nampak terlalu kentara untuk dapat disembunyikan. Ini pertama kalinya bagi Feliks untuk berada dalam posisi ini. Dan aku rasa itu wajar bagi para ayah untuk merasakannya. Setelah sekitar satu pekan semenjak Haneul diboyong kembali ke istana, ini mungkin adalah waktunya bagi dirinya untuk persalinan. Baik aku maupun Feliks sama-sama diliputi rasa takut saat apa yang diharapkan mungkin tidak terjadi. Dan kini kami berdua hanya mampu melihat saja. Tidak mampu berbuat apapun. Aku menjadi orang pertama yang membentengi Feliks untuk tetap sabar dan menantikan. Sebab aku takut dia akan lepas kendali lag

